Jumat, 09 September 2016

Menggubah Musik

A.      Definisi Menggubah Musik

Penggubahan  musik, yaitu bahwa gubahan musik merupakan suatu karya seseorang yang berdasarkan ide atau karya musik yang sudah ada dengan esensi musik yang tetap. Selain itu, gubahan musik juga bermaksud untuk memberi nilai artistik terhadap karya yang sudah ada. Dengan demikian, menggubah musik berarti memberi hal-hal baru terhadap musik yang sudah ada.

B.       Definisi Menggubah Musik Vokal

1.        Setiap lagu dapat dibuatkan aransemen khusus vokal, yaitu dalam dua suara, tiga suara, atau empat suara. Aransemen vokal dalam dua suara adalah aransemen lagu yang paling mudah. Penyusunan aransemen vokal dalam tiga dan empat suara memerlukan lebih banyak persyaratan.
Setelah aransemen lagu selesai disusun, lagu tersebut dicoba untuk dinyanyikan secara bersama-sama. Apabila aransemen masih dirasa kurang baik atau kurang memuaskan, maka aransemen tersebut dapat disusun kembali hingga didapat hasil akhir yang memuaskan.
(sumber : Wikipedia)

2.        Sebuah melodi lagu dapat kita aransemen menjadi format empat suara. Begitu juga dengan melodi lagu yang terdapat dalam musik non tradisi. Kali ini kita akan membuat suatu aransemen musik vokal yang lebih luas yaitu membuat sebuah melodi lagu menjadi format vokal empat suara.
Format vokal empat suara adalah format vokal yang didalamnya ada empat suara atau melodi yang berbeda. Dalam format empat suara terdapat suara 1, suara 2, suara, 3 dan suara 4.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai ke empat suara tersebut :
·         Suara 1
Suara 1 bertugas memainkan melodi utama dalam sebuah lagu. Suara 1 biasanya adalah suara tertinggi dalam format empat suara.
·         Suara 2
Suara 2 yaitu bertugas memainkan melodi kedua yang berbeda dengan melodi utama.
·         Suara 3
Fungsi dari suara 3 pada dasarnya adalah untuk melengkapi harmoni akor yang terdapat dalam sebuah lagu.
·         Suara 4
Suara 4 adalah suara bass dari sebuah lagu, setiap ada pergerakan akor maka suara 4 akan selalu mengikuti pergerakan akor tersebut. Suara 4 merupakan suara terendah dalam format 4 suara.

Ada berbagai cara untuk membuat melodi utama menjadi format vokal empat suara. Berikut ini adalah beberapa teknik yang menunjang untuk melakukan aransemen tersebut :
o    Pembagian Suara Manusia
Suara manusia dapat dikelompokkan berdasarkan usia , yaitu suara anak – anak dan suara manusia dewasa. Pengelompokkan suara anak – anak hanya dibedakan menjadi dua suara yaitu suara tinggi dan suara rendah. Sedangkan suara manusia dewasa dikelompokkan berdasarkan jenis kelamin. yaitu :
# Suara Wanita :
a. tinggi = Sopran
b. sedang = Mezzosopran
c. rendah = Alto
# Suara Pria :
a. tinggi = Tenor
b. sedang = Bariton
c. rendah = Bass

Dalam format 4 suara biasanya pembagian suara yang digunakan adalah sebagai berikut :
# Suara 1 = Sopran
# Suara 2 = Alto
# Suara 3 = Tenor
# Suara 4 = Bass

Suara Sopran dan Alto merupakan suara wanita, dan suara Tenor dan Bass merupakan suara pria. Jadi, dalam format empat suara terdapat 2 orang wanita dan 2 orang pria.
                  (m.forum.detik.com/mengaransemen-lagu-menjadi-bentuk-musik-vokal-empat-suara-t683349.html)

C.      Definisi Menggubah Musik Instrumental

Penyusunan aransemen instrumen sangat berbeda dengan aransemen vokal. Aransemen instrumen harus disesuaikan dengan alat-alat musik yang nantinya dipakai untuk memainkan lagu tersebut. Semakin lengkap alat musik yang digunakan, semakin banyak pula kemungkinan variasi yang dapat diciptakan. Penyusunan aransemen instrumen berpedoman pada pengetahuan ilmu harmoni dan akord.

Bagian-bagian dari suatu aransemen musik dikenal dengan istilah partitur (bahasa Belanda: Partituur, bahasa Italia: partitura, bahasa Inggris: part dan bahasa Perancis: parte). Dalam aransemen instrumen, kebanyakan partitur dimainkan bergantian tugas, sedangkan dalam aransemen vokal pada umumnya semua partitur umumnya berbunyi bersamaan.
(sumber: Wikipedia)

Menurut kelompok kami. Aransemen musik instrumental adalah suatu karya seseorang berdasarkan ide yang sudah ada, namun aransemen musik instrumental bergantung pada banyaknya alat musik yang dimainkan maka semakin bervariasi musik yang dapat diciptakan.

D.      Definisi Menggubah Musik Campuran

Aransemen campuran adalah campuran aransemen vokal dan instrumen. Teknik yang dilakukan adalah menggabungkan dua jenis aransemen yang telah ada. Pada aransemen campuran, umumnya ditonjolkan aspek vokalnya, sementara instrumen berfungsi sebagai pengiring sekaligus memeriahkan, sehingga pertunjukan yang disajikan bertambah sempurna.
Seorang dirigen/konduktor berfungsi sebagai pemimpin yang mengendalikan keseimbangan dalam menampilkan aransemen yang telah disusun.
         (sumber : wikipedia)

E.       Elemen-Elemen Musik

1.        Organ
Alat atau instrumen atau media yang digunakan sebagai sumber bunyi. Organ dalam musik tidak terbatas pada organ-organ konvensional yang dikenal, tetapi apa saja yang digunakan dalam rangka mengeluarkan bunyi.

2.        Bunyi
Bunyi adalah sesuatu yang didengar, yang keluar dari satu atau lebih organ yang digetarkan. Bunyi yang dimaksud baik yang bersifat nada maupun non nada; baik yang bersifat frekuensif maupun amplitudis.

3.        Tangga Nada
Tangga nada adalah susunan nada yang terdiri dari nada terendah hingga nada yang tertinggi yang disusun secara bertahap, yang membentuk satu kesatuan nada-nada yang digunakan dalam satu komposisi.

4.       Ritme
                Ritme adalah interaksi durasi  dari setiap bunyi termasuk dalam hal ini durasi antara bunyi dengan saat diam.

5.        Melodi
 Melodi merupakan elemen musik yang terdiri dari pergantian berbagai suara yang menjadi satu kesatuan, di antaranya adalah satu kesatuan suara dengan penekanan yang berbeda, intonasi dan durasi yang hal ini akan menciptakan sebuah musik yang enak didengar.

6.        Tempo
Tempo adalah kecepatan bergerak, dalam hal ini berhubungan dengan nilai nada atau lamanya waktu bunyi berbunyi, termasuk lamanya waktu diam berlangsung. Tempo biasanya ditulis dalam bahasa Italia  largo/lento  (lambatsekali),  Adagio (lambat), Andante/ModLerato (sedang),  Allegro  (cepat) ,Vivace/Presto(cepat sekali).

7.        Style
Style dalam musik adalah gaya dari satu atau lebih (satu bunyi hasil kombinasi beberapa bunyi) bunyi yang termasuk karakter atau sifat bunyi tersebut. Dalam hal ini amat banyak dipengaruhi oleh teknik membunyikannya. Hal ini sangat berhubungan juga dengan dinamika.

8.        Teknik
Teknik adalah cara mengekspresikan sebuah bunyi. Hal ini sangat terkait dengan dinamika dan style.

9.        Dinamika
Dinamika adalah  kuat lemahnya atau keras lembutnya satu bunyi.

10.     Interval
Interval adalah jarak antara bunyi yang satu dengan bunyi yang lain


11.      Aksentuasi
Yang dimaksud dengan aksentuasi adalah penekanan yang dalam hal ini memiliki kaitan dengan intensitas, bahkan kualitas dari satu bunyi termasuk style, dinamika, teknik dan ritme.

12.     Harmoni
Harmoni adalah keselarasan yang ditimbulkan akibat interaksi bunyi-bunyi termasuk antara bunyi dengan yang bukan bunyi.


13.     Tekstur
Tekstur adalah interaksi gerakan-gerakan bunyi yang secara fisik dapat dilihat dalam interaksi melodi atau bunyi musikal.

14.     Figur
Yang dimaksudkan dengan figur adalah kelompok nada terkecil (minimal dua bunyi yang sudah mengandungi unsur karakter bunyi dan karakter waktu).

15.     Motif
Motif adalah sekelompok nada atau bunyi yang menjadi penggerak dari sebuah lagu atau rangkaian nada yang telah menjadi tema. Apabila figur telah berperan sebagai tema, maka disebut motif.

16.     Form
Form adalah kesatuan bentuk musikal yang terdiri dari struktur-struktur. Dalam musik dikenal dengan form of musik dan form in musik. Yang dimaksud dengan form of musik adalah bentuk fisik dari karya musik yang dapat dilihat secara fisik dalam partitur, sedangkan form in musik adalah kesatuan bentuk musikal yang ditangkap dari pendengaran. Sering bentuk ini disebut bentuk psikis atau bentuk batin dari satu karya musik.

17.     Ornamen
Ornamen adalah hiasan-hiasan yang diberikan pada satu bunyi atau kelompok nada atau bunyi yang merupakan hiasan dari satu nada, bagi musik-musik Etnik sering bukan sekadar hiasan, tetapi juga merupakan elemen penunjuk identitas, baik identitas pribadi seniman, identitas masa, maupun identitas wilayah atau daerah, bahkan identitas budaya.

18.     Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang,dibagi menjadi 2 :
·         Tangga nada mayor : Tangga nada yang berjarak 1 1 ½ 1 1 1 ½
·         Tangga nada minor :
1.        Tangga nada minor asli : Tangga nada yang belum mengalami perubahan
2.        Tangga nada minor harmonis : Setiapurutan nada ke-7 dinaikkan ½ nada/laras
3.        Tangga nada minor melodis : Setiapurutan nada ke-6 dan ke-7 dinaikkan ½ nada/laras
4.       Tangga nada Pentatonis : Susunan nada yang terdiridari 5 nada


19.     Ekspresi
                  Merupakan  sifat/jiwa sebuah lagu, diantaranya :
·         Marcia : iramaberbaris
·         Maestozo : mulia /agung
·         Dolorosa :sedih
·         Briliante : gemilang
·         Assai : denganramai
·         Amabile : mesra
·         Con Brio : denganhidup
·         Conspirito: dengan semangat
·         Dolce : merdu
·         Religioso : hidmat/hormat

20.    Birama
Adalah Suatu tanda untuk menunjukkan jumlah ketukan dalam 1 birama.Antara birama satu dengan yang birama lainnya dipisahkan oleh garis vertikal yang disebut garis birama.

Ada 2 jenis birama utama yaitu birama perduaan dan pertigaan yang dapat diperinci menjadi :
·         Birama perduaan bersahaja : Birama 2/4 1dan 2/8
·         Birama perduaan bertingkat : Birama 4/4,8/4,4/8,8/8
·         Birama pertigaan bersahaja : Birama ¾ dan 3/8  
·         Birama pertigaan bertingkat : Birama 6/4,6/8,9/4,9/8

21.     Irama / ritme
Pengertian irama/ritme secara sederhana adalah perulangan bunyi-bunyian menurut pola tertentu dalam sebuah lagu.

22.     Melodi
Adalah rangkaian sejumlah nada yang ditanggapi berdasarkan perbedaan tinggi rendah atau naik turunnya

F.       Prosedur Menggubah Musik
1.        Tentukan lagu yang akan digubah
2.        Tentukan tujuan menggubah lagu tersebut
3.        Tentukan format gubahan  yang akan dibuat
4.       Tentukan unsur-unsur music yang akan dilibatkan dalam penggubahan music
5.        Lakukan uji coba sambil merefisi yang dianggap perlu
6.        Tulis hasil gubahan tersebut dalam bentuk partitur